PELATIHAN DIVERSIFIKASI PRODUK OLAHAN HASIL PERIKANAN
Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Diversifikasi Produk Olahan Hasil Perikanan sebagai bagian dari implementasi program prioritas Gubernur Jawa Tengah dalam Pelatihan Pengolahan dan Manajemen Keuangan bagi Perempuan Pesisir dan Petani Perempuan.
Kegiatan tersebut dilaksanakan 2 kali di bulan Mei yaitu pada Tanggal 12 Mei 2026 di Poklahsar Mutiara Gading, Desa Pulogading ,Bulakamba, Kabupaten Brebes, dengan melibatkan 30 peserta yang terdiri dari anggota kelompok pengolah dan pemasar hasil perikanan serta masyarakat sekitar dengan menu Bandeng Cabut Duri Asap. Kemudian kegiatan ke dua pada tanggal 21 Mei 2026 di Mulia Resto, Kabupaten Batang ini diikuti oleh 30 peserta yang berasal dari Kabupaten Batang dan Kota Pekalongan. Peserta terdiri atas anggota kelompok pengolah dan pemasar hasil perikanan (Poklahsar) serta masyarakat sekitar yang memiliki minat untuk mengembangkan usaha pengolahan hasil perikanan dengan menu Rolade Ikan Lele.
Selama kegiatan, peserta mendapatkan materi dan praktik langsung mulai dari proses pemisahan daging ikan lele dari durinya, penghalusan daging bersama bumbu-bumbu, pencampuran dengan bahan pendukung seperti tepung, hingga proses pembentukan rolade dengan menggunakan kulit dadar telur sebagai pembungkus. Metode pelatihan yang mengedepankan praktik langsung ini diharapkan dapat memudahkan peserta untuk menerapkan keterampilan tersebut secara mandiri di lingkungan masing-masing.
Selain keterampilan teknis pengolahan, peserta juga memperoleh pelatihan manajemen keuangan sederhana yang sangat penting dalam pengembangan usaha. Materi yang diberikan meliputi pencatatan biaya produksi, perhitungan harga pokok produksi, penentuan harga jual yang kompetitif, hingga strategi pengelolaan keuntungan usaha agar dapat berkembang secara berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Tengah berharap para peserta tidak hanya mampu menghasilkan produk olahan ikan yang inovatif dan bernilai jual tinggi, tetapi juga memiliki kemampuan mengelola usaha secara profesional. Dengan demikian, usaha pengolahan hasil perikanan yang dijalankan dapat meningkatkan pendapatan keluarga sekaligus mendukung penguatan ekonomi masyarakat pesisir dan petani perempuan di Jawa Tengah.
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya nyata pemerintah dalam mendorong pemberdayaan perempuan melalui peningkatan keterampilan, kreativitas, dan kapasitas kewirausahaan berbasis potensi sumber daya perikanan lokal.