DKP Prov. Jateng

Berita

FGD PEMBANGUNAN KELAUTAN DAN PERIKANAN JAWA TENGAH


19 November 2019 pukul 17:29


FGD PEMBANGUNAN KELAUTAN DAN PERIKANAN JAWA TENGAH

Dalam rangka menindaklanjuti pertemuan Gubernur Jawa Tengah Bapak Ganjar Pranowo dan Menteri Kelautan dan Perikanan Bapak Edhie Prabowo, Jawa Tengah mempunyai pekerjaan rumah daulat garam, pelopor sektor perikanan budidaya, ekosistem nelayan, perlindungan nelayan, teknologi untuk nelayan dan akses permodalan bagi nelayan. Terkait hal tersebut Dinas Kelautan dan Perikanan Jawa Tengah menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Pembangunan Kelautan dan Perikanan pada tanggal 18-19 November 2019. Adapun hasil rekomendasi FGD terkait pembangunan perikanan tangkap antara lain Isu dalam perikanan budidaya Jawa Tengah antara lain yang segera perlu dicarikan solusinya antara lain : (a) Produksi dan produktivitas perikanan budidaya yang masih rendah, (b) Konsumsi protein ikan masih dibawah rata-2 nasional, (c) Kawasan produksi budidaya belum terkoneksi dengan sistim pemasaran digital, (d) Margin keuntungan masih rendah (biaya pakan tinggi), (e) Kualitas lingkungan sentra-2 perikanan budidaya terus menurun, (f) Linkage Kabupaten/Kota dan Provinsi dalam pengelolaan dan pengembangan budidaya belum optimal, (g) Taraf hidup dan kesejahteraan pembudidaya belum menggembirakan, (h) Pencegahan Penyakit ikan, untuk itu rekomendasi yang dihasilkan sebagai berikut :

a. Peningkatan kemampuan Sumber Daya Manusia Penyuluh Perikanan, pelaku usaha pada pengembangan benih dan pembesaran ikan melalui pelatihan dan bimtek;
b. Pemberian kemudahan usaha di sektor budidaya ikan bagi investor (izin, permodalan dan pemasaran);
c. Peningkatan kerjasama antar provinsi dalam pendataan distribusi ikan (banyaknya unreported ikan yg dijualbelikan antar kab/kota dan provinsi);
d. Bantuan pendampingan dan dukungan teknis Pemerintah Pusat pada pengembangan budidaya nila salin dan mina padi di Jawa Tengah tahun 2020.